Sesuai judulnya, ini akan menjadi post paling jujur sepanjang tahun ini (mungkin sepanjang blog ini ada).
Mungkin juga akan menjadi post bertema afeksi dan cinta pertama yang tidak memakai analogi.
Selama dua tahun terakhir, saya menulis begitu banyak tulisan yang selalu menggunakan kata “me” dan “you”. Plural “you”, actually. Bohong kalau ada orang yang bilang saya stuck di situ-situ terus. I moved on a lot. Kadang-kadang hanya langkah kecil. Ada juga yang lompatan besar. Ada yang sekilas. Ada yang saya perjuangkan begitu lama. Ada yang saya tulis. Ada yang tidak. Kebanyakan saya ceritakan. Beberapa saya pendam.
For a reason that i just realize now, I’m always attracted to a superior girl. Bolder. Brighter. Funnier. Prettier. Different. Opposing. As great as possible. The one that i really want. The one that can make me fall in an instant. Which is normal and not a bad thing actually, right?
The thing is, at some point back then, the word “superior” turned into “superficial”.
Tentang kata-kata saya sebelumnya, apa yang membuat pemikiran saya berubah secepat itu? Banyak hal sih. Permainan analogi dengan teman. Percakapan di BBM (anyway bbm? haha minjem si babeh itu jg bisa bbman..haha). Percakapan di warung bubur ayam. Film Shallow Hal. Twitter dan YM bodoh. I’m not trying to say that i changed something so fundamental just because i say or hear those little things above. No, they’re merely triggers. Pernah kan, saat kalian memilih satu keputusan, dan kalian merasa kayaknya salah tapi nggak mau kembali ke persimpangan itu karena yang dipilih sekarang belum terbukti salah dan masih ada pertanyaan yang belum terjawab? Suffice to say, I found the answers, and they prove that i chose the wrong path.
Actually I have someone in my mind since long ago. I wrote something about her, too. Something dismissive. Something that disregard the inner beauty. Something that’s plain stupid to say, and I’m really sorry for that.
And so be it: I realized that she’s the person I really need.
I know where she is. I don’t know whether she likes me or not.
It’s something that I have to figure out later (preferably sooner).
Tadinya saya ingin menulis lawan kata dari “superficial” sebagai judul post ini. Google told me it’s “deep”, “essential”, “honest”, “intrinsic”, and lots of ordinary words (come to think of it, “ordinary” would fit pretty good). No. I have my own simple word. Three letters, to be exact.
you.
HI.. Um, I already have this blog for quite some time now. I don’t know, people talked about how personal blogs are getting obsolete. The era is over, that’s what they said. My say? They’re missing the point of it. Personal blog such as this one is a perfect personal space. My neighbors might wrote eloquent poems. Some of them wrote unreadable rambling with alien language and spell checker turned off. One or two embed classical songs. One or two embed Justin Bieber songs. Some tried too hard on being quirky indie girl. Some can’t write (they always quote). Some cared about page hit and Google AdSense earnings. Some don’t have any blogrolls. One keeps writing about a particular person *COUGH* while I usually write about imaginary person and life. A really nice private space. You got readers, not followers. TrackBacks, not (hundred of) mentions. You can go private, like, paparazzis can’t Google you. What’s this post about? Nah, I just want to thank Twitter. I like the fact that almost everything’s rubbish in there. Thanks for being the great new noisy place, Twitter.
It makes it the perfect place to shout something and be ignored. Suddenly every marketers, spammers, broadcasters, and lunatics goes there, and these private space are getting quieter than usual. Not to everyone’s liking, but suits really great for me. I got a hit or two to this blog from wp.me or Facebook RSS feed, but maybe that’s it.
Thanks for still being the lovely, quiet countryside cottage, hitamputih.tumblr.com
- Pelayan : pesen apa mbak?
- Pengunjung wrung makan: beef steakny satu ya
- Pelayan: pesen apa lagi,mbak?
- Pengunjung warung makan : mesen ito loh.. Umm,duh apa ya..itu looh
- pelayan: apaan ya,mbak?
- Pengunjung warung makan: itu yang suka ditarik-tarik..
- Pelayan: (msh blm ngrti) emm..
- Pengunjung warung makan: SUSU
- pelayan: ??!!!
Bahkan setelah gw mendeklarasikan lagi kembalinya gw ke kehidupan normal,gw tetep males nulis. Haha..
Kenapa ya gw jadi sangat malas buat cerita lagi. Mungkin udah gak ada hal yang berharga di kehidupan gue buat di ceritain lagi? I’m having my own light drizzles and some moments when I thought I saw the faint sunlight and for this time, I want keep it to make myself.
Malem ini gue insomnia (lagi).. ga tau mau ngapain, jadi iseng-iseng baca sms-sms dari mantan 1 tahun yang lalu.. gw kangen dia..
Selama gw abis putus sama dia dunia emang berjalan kaya biasa. Rumah gw tetep sepi, semua penghuninya tetep sibuk sama dunia mereka masing-masing, air shower di kamar mandi gw masih sama terlalu panas beberapa derajat, temen gw masih sama tetep side job jaga warnet sampe tengah malem, dosen gw masih sama selalu nanya sama anak dengan absen 20 karena sekarang tanggal 20, gw masih suka telat berangkat ke kampus, gw masih suka minum susu coklat tiap malem, dan gw juga masih juga ngedengerin lagu yang itu-itu aja dari playlist hp.
Ya, ada yang kurang.. ucapan selamat pagi dari dia. Gw ngerasa ada tempat kosong di sudut hati gw. Sepetak tempat yang udah gw jaga setahun belakangan ini Cuma buat dia.. ga tau kenapa sepetak tempat buat dia ga pernah bisa di gantiin sama siapapun. Sepetak tempat yang selalu jadi pelarian gw. Tempat gw merasa nyaman.
Selama ini tempat itu ga pernah bener-bener terisi..
*** saya kangen kamu orang yang dulu setahun yang lalu ngisi hari-hari saya.. (gw mau make saya-kamu.. gw-lo kerasa ga sopan aja buat dia.. syaik!)
Saya suka ngedenger perjalanan pulang kamu..cerita tiap hari kamu..candaan tolol kamu.. lagu-lagu aneh kamu.. telat bangun kamu.. makan siang kamu.. cerita komik bacaan kamu yang aneh-aneh.. nilai ujian kamu.. pendapat kamu.. pertanyaan-pertanyaan polos kamu..argumen kamu..sebab air matamu..cara kamu membuat saya selalu tersenyum di pagi hari..cara kamu ngehadepin saya yang nyebelin ini..hidupmu.. tawamu.. kamu
Maaf ya.. kalau kadang ruang yang ada terlalu sempit dan waktu saya Cuma sedikit..
Untuk orang yang saya perhatikan..
Selalu..
saya sayang dia.. saya mau mencintai dia tanpa menghapus senyum wajah dia..
Thank you,dear. For carving those smileys in myheart
Tuhan tolong jaga ya dia buat saya.. :))
pagii… wahh, udah subuh..

shalat subuh dulu.. :))

Langit pagi ini bagus ya? ayo kita main,teman..

“Ayo, kaka kita mainnn… kita berenang yuk, kak!!!!” *byuuuuurrrrrrr

kaka, saya laperrr…

“kaka, aku juga laper… :(

Nak, udah soreeee ayoo pada pulang.ayoo mandi dulu..

iya,bu… aku mandiiiiii sekarang.. byuuuurrrr

makasih,teman-teman udah main sama kk seharian :))

met tidur ya, de.. have a nice dream.. sleep well

nanti kita main lagi..

;))
